Pages

Selasa, 03 Januari 2012

Kisah Batu Koral dan Berlian

“Ah, dasar manusia, bisanya hanya melempar diriku saja, emang dikira tidak sakit apa,” gumam sebuah batu koral kecil, yang dilempar ke jalan. Nampak dari seberang jalan, seorang wanita yang sangat cantik menyebrang jalan ke ara batu koral tersebut. Wanita tersebut sangat cantik, pakaiannya yang berkelap kelip memantulkan cahaya matahari, ditambah jari manisnya yang dihiasi oleh sebuah cincin berlian, lengkap sudah keindahan yang dipancarkan oleh gadis tersebut. “Wah, andai aku seindah berlian, bisa duduk di jari manis gadis tersebut, tidak dilempar ke sana kemari,” ucap batu koral tersebut dengan sedih. Wanita tersebut lewat dihadapan batu koral tersebut. “Hahahhaha…. Itu sudah nasib mu batu koral, meskipun kau di gosok hingga seribu tahun pun tak akan bisa menjadi indah seperti aku,” ucap berlian dengan sombongnya.
Wanita tersebut pun berlalu, nampak kesedihan terlukis di wajah batu koral kecil, dia merasa hidupnya tidak ada gunanya sama sekali, hanya dilempar ke sana ke mari.
Panasnya matahari di siang itu membuat tukang bakso yang lewat beristirahat di dekat pohon, karena tidak ada alat untuk mengganjal roda gerobaknya, dia menggunakan batu koral kecil tersebut. “Ahh… sial sekali aku hari ini, sudah dilempar, dipakai pula untuk mengganjal roda gerobak. Setelah ini apa lagi?’ gerutu batu koral kecil kesal.
Setelah usai dijadikan ganjalan roda gerobak, dirinya di tending-tendang oleh dua orang anak kecil. Seperti bola yang oper kesana kemari, hingga anak tersebut menghentikan menendang batu koral tersebut di depan sebuah rumah yang sedang di bangun.
Dilihar tidak jauh dari batu koral tesebut terdapat tumpukan batu koral lainnya, kemudian batu koral tersebut bertanya. “Hei kawan, sedang apa kalian di sini?” tanya batu koral tersebut dengan polosnya. Salah satu dari mereka menjawab, “kami sedang di aduk dengan semen untuk membangun rumah tersebut, karena kamilah yang membuat rumah tersebut kokoh.” Batu koral kecil tersebut akhirnya sadar, bahwa kini dirinya berguna bahkan lebih berguna dari berlian, walaupun tak seindah berlian namun dirinya sangat berguna yaitu untuk membangun rumah.
Jangan berfikir bahwa diri anda itu tidak berguna seperti orang lain, yang sebenarnya kemampuan setiap orang itu berbeda. Anda tidak bisa mengalahkan Lionel Messi dalam bermain bola, tapi anda bisa mengalahkan dia dalam hal lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar